Pendididikan Era Digital

  • Whatsapp
pendidikan
pendidikan

parsaya.com-Kita saat ini masuk kepada era revolusi industry 4.0,era serba digital dalam segala hal,mulai dari urusan dapur sampai urusan pendidikan dan pelayanan. Di bidang transformasi yang serba online,tidak ada lagi yang dinamakan susah dan sulit semua teknologi menawarkan fasilitas yang serba mudah dan memungkinkan.

Untuk itu penunjangan fasilitas di wilayah kota sangatlah mendukung dengan apa yang peserta didik butuhkan. Namun bagaimana jika era yang serba digital ini kita lihat di Daerah Perkampungan, yang tetinggal jauh dari hal tesebut.

Pemerintah harus lebih memeperhatikan pendidikan di Pedesaan , terutama fasilitas, kesejahteraan di setiap pelosok .

Di era revolusi industry 4.0 pelajar di daerah, akan cendrung kaku dan minder ketika di hadapkan dengan teknologi seperti Komputer ataupun perangkat lunak lainnya. Karena keterbatasan tersebut, maka pemerintah melalui menteri pendidikan harus melakukan terobosan pendidikan berbasis pedesaan, agar kesetaraan dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Dengan adanya kecanggihan teknologi di bidang segala hal telah merubah sistem dan pola berkomunikasi antar manusia hanya dengan mengklik nomor handphone dimana lawan bicara kita yang bisa saja dekat ataupun jauh dapat dihubungi dengan begitu mudahnya dan berkomunikasi dengan suara yang jelas.

Perkembangan alat komunikasi yang begitu anggih dan cepat telah merubah sistem dalam proses pengajaran di dunia pendiidkan. Proses pembelajaran sudah tidak lagi di dominasi dengan pertemuan secara langsung,tapi sudah bisa berkomunikasi bertatap muka secara langsung dengan menggunakan sebuah media teknologi dengan pemanfaatan aplikasi virtual meeting,komunikasi antara tutor dan peserta sudah tidak lagi di kelas, tapi di dunia maya, dunia maya adalah dunia yang aktifitasnya dengan menggunakan serba onlinedan serba internet.

Kita saat ini dipaksakan untuk beralih kebisaaan dalam dunia pendidikan dikarenakan adanya pandemik menyebarnya virus covid -19 yang menyebar ke penjuru dunia, menyebar begitu cepat dan dahsyat mengguncang dunia dalam waktu yang singkat. Kejadian ini memaksakan seluruh umat manusia untuk tidak beraktifitas alias lockdown.

Saat itu secara psikologi seluruh Negara sangat menegangkan karena hadirnya virus yang mematikan yang muncul dari Negara cina,wuhan. Kondisi dunia terasa mati, tidak ada aktifitas,mulai dari kegiatan di urusaan makan sampai urusan kepemerintahan,urusan pendidikan ,urusan perjalanan darat laut an udara semuanya berhenti, umat manusia menahan diri untuk keluar rumah dan berdiam diri di dalam rumah selama beberapa bulan di tahun 2021 ini.

Sungguh sangat menegangkan dan sangat menyedihkan kondisi saat itu sebelum pemerintah memberlakukan new normal kepada seluruh wilayah Indonesia mulai dari sabang sampai merauke.

Jika kita berfikir calon pemimpin negara Indonesia tahun 2045 adalah, mereka yang hari ini sedang dalam tahap belajar, Kita tidak tahu mereka lahir di Kota ataupun di Desa.

PENUTUP

Kami hanya bisa menuliskan suara hati dengan segala kekurangan dari sudut pandang keilmuan yang kurang mumpuni. Semoga ungkapan kami mampu menjadi pelita bagi mereka yang peduli akan pendidikan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *