Pecinta model Baru para sosialita

  • Whatsapp
Pakaian Model Yang Baru
Berkembangnya arus globalisasi saat ini, membuat masyarakat Indonesia hampir kehilangan jati dirinya sendiri, terutama dikalangan para anak muda.

Parsaya.com-Berkembangnya arus globalisasi saat ini, membuat masyarakat Indonesia hampir kehilangan jati dirinya sendiri, terutama dikalangan para anak muda.

Pengaruh global ini banyak dikalangan para remaja, mereka menganggap bahwa sebuah busana harus dapat mengikuti model zaman yang berubah-ubah.  salah satunya ialah berpakaian yang mengikuti perkembangan zaman pada saat ini. 

Hal ini disebabkan karena semakin pesatnya arus modernisasi di Indonesia, pecinta model baru para sosialita sangat terpengaruh oleh pergaulan sosial.

Pola pemikiran masyarakat Indonesia yang awalnya berpakaian dengan sopan santun menjadi berubah mengikuti apa yang sosialita pamerkan pada saat ini.

Baca selengkapnya

 

Mordenisasi adalah proses masa kini atau menuju masyarakat modren,  dalam hal ini banyak remaja terbawa arus globalisasi tersebut.

Jika pecinta model baru para sosialita, di anggap sebuah tantangan yang membawa pengaruh terhadap bangsa Indonesia, maka nilai budaya cepat ataupun lambat akan tergeser.

Pakaian adalah kebutuhan primer yang terbuat dari bahan tesktil yang digunakan oleh manusia selain makanan dan minuman.

Pecinta Model Yang Baru
Pecinta model Yang Baru

Dengan adanya mordenisasi membuat gaya pakaian masyarakat terutama dikalangan remaja semakin berubah sesuai dengan sosialita yang mereka sukai. 

Kendati demikian kalangan remaja memakai baju yang sederhana akan dianggap kampungan menurut mereka, padahal jati bangsa ini sudah menjadi icon yang di kenal di dunia.

Pecinta model baru para sosialita sekarang banyak di kalangan remaja, dengan menggunakan pakaian dan mengikuti zaman seperti budaya barat yang tidak menutup aurat.

Mereka merasa bangga jika bentuk lekuk tubuh merekadapat dilihat oleh banyak orang, hal ini tidak pernah di ajarkan oleh Rasullullah kepada keluarganya.

Kehidupan modren merubah total cara berpakaina yang diajarkan Rasul, dalam mengenakan gaya berpakaian yang menutup aurat, seharusnya mereka berfikir inilah yang pantas bagi kita.

Nampak jelas kalangan remaja lebih percaya diri jika memakai pakaian model yang baru sekalipun itu semua di anggap tak lajim dikenakan.

Idola mereka biasanya di jadikan kiblat untuk Pecinta model baru para sosialita, semua ini tidak terlepas dari akses budaya yang sudah tidak bisa dibendung lagi. menggunakan pakaian yang menutup aurat mereka anggap sok suci”.

Sebenarnya mereka tidak sadar, bahwa mereka sudah terkontaminasi oleh arus angin kebebasan berekspresi dan bergaya tanpa melihat kepantasan berpakaian.

Namun mereka tidak mau tau apa yang mereka pakai itu pantas ataupun tidak. mereka hanya ingin menggunakan pakaian yang sedang trends pada saat ini.

Mereka yang ingin menggunakan pakaian yang tertutup namun tidak memperlihatkan lekuk tubuh itu sebagai orang yang primitif.

Pakaian yang ketat dan memeperlihatkan lekuk tubuh mereka, seakan inilah pakaian yang paling cocok dan trending sehingga membuat mereka merasa nampak cantik dan elegan.

Padahal bukannya wanita yang menggunakan pakaian yang menutup aurat, seperti ajaran Rasul akan terlihat lebih cantik, anggun, sopan, dan berwibawa.

Perbedaan pandangan mereka Pecinta model baru para sosialita ini tidak terlepas dari pergaulan lingkungan dimana mereka berdiam diri, sehingga menjadikan mereka lupa terhadap budaya sendiri.

Dalam banyak kasus alur kehidupan urban regional dan global, mereka akan dengan mudah meniru gaya yang yang diperlihatkan para idolanya.

Siapa yang menjadi korban?, akan mudah kita jawab dengan pengetahuan yang langsung kita lihat sehari-hari,

karena itu sudah biasa kita di kehidupan remaja masa kini

Baca Disini :

Korban yang paling banyak dari Pecinta model paru para sosialita adalah kaum remaja, mereka adalah pasar utama yang gampang terbawa arus dengan dalih masa muda cuma sekali.

Cara pandang seperti ini disebabkan oleh keseimbangan pengetahuan dan belum bisa berfikir dengan rasional tanpa mempertimbangakan asas dan epek dari pergaulan tersebut.

Mari kita lihat pasar Pecinta model baru para sosialita dikalangan wanita, dia” adalah mama muda”, kenapa yang satu ini jadi sasaran pasar model? karena masa ini adalah masa pergeseran status dan kebiasaan dalam kehidupan mereka.

Pasar pecinta model yang baru berikutnya adalah Emak-emak arisan dan sosialita, hehehee maaaaaak maaaak ternyata dirimu juga ikut terlibat menjadi kelompok gaul juga ya maaak?.

PENUTUP

Parsaya dengan segala kekurangan mencoba menulis kehidupan masyarakat yang menjadi realita di kalangan remaja dan menjadi pecinta model yang baru di dunia modern untuk menjadi bahan pertimbangan dan sarana memetik kebaikan bagi remaja.

Bergaulah dan ikuti zaman, tapi jangan sampai pergaulan menghancurkan masa depan anda, karena pilihan hidup akan menentukan kehidupan anda kelak.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *