Polisi Bebankan Korban Pemerkosaan Luwu Cari Bukti Baru

15 View

parsaya.com – Pihak kepolisian telah memberikan sinyal untuk dibukanya kembali penyelidikan tentang kasus dugaan pemerkosaan terhadapa ketiga anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dengan persayatan pihak ibu korban menyamapaikan bukti-bukti yang baru.

Menurut Divisi Perempuan Anak menerangkan, bahwa yang di berikan kewenangan untuk mencari bukti-bukti dalam perkara ini adalah pihak kepolisian. Sehingga untuk bisa menghadirkan bukti terbaru tidak lagi di bebankan kepada pihak pelapor.

” Soal bukti baru, kami bingung seperti apa, kami sudah mengajukan dokumen- dokumen pendukung , dan kami juga sudah mengajukan orang-orang untuk di periksa, untuk ditindak lanjuti oleh polri terkait kasus ini.

Dokumen terkait fakta yang diberikan oleh kuasa hukum korban kepada pihak kepolisian saat berada di Mapolda Sulawesi Selatan pada saat dilakukan gelar perkara pada tahun 2019 lalu, kata Rezky silahkan kasusi ini untuk ditindaklanjuti agar dapat menghadirkan bukti baru sehingga kasus ini bisa segara dibuka kembali proses penyelidikannya.

” Silahakan yang kami telah diberikan untuk ditindaklanjuti, kami terbuka tetika kasus ini dibuka kembali tentunya kami akan bekrjasama untuk pembuktian perkara ini. kami akan mendampingi pelapor, bahkan pemeriksaan tambahan terhadap para anak”, ungkapnya.

Rezky menetrangkan, bahwa alasan dihentikannya penyelidikan kasus ini, karena pihak penyelidik tidak menemukan tanda-tanda adanya kekerasan seksual pada korban berdasarkan hasil visum di dua rumah sakit berbeda.

“Jadi di dalam dua surat visum itu merkipun disebutkan tidak ada luka dan kelainan, menurut keterangan ahli kami selaku pendamping bahwa tidak ada keterangan visum yang di sebabkan oleh kekerasan seksual, tapi bukan berarti kekrasan itu tidak terjadi”, jelasnya.

Pihak juga mempunyai petunjuk bahwa memang ada bekas fisik pada para anak, jadi meskipun nihil yang ada tapi yang penting kita punya petunjuk dan bukti terbaru, dalam menggali kasus kekerasan seksual adalah para anak itu memberikan keterangan bahwa kasusu kekerasan seksual itu memang terjadi.

Pihaknya harus berangkat dari pengakuan para anak, kalau anak memang sudah mengatakan mengalami semestinya ptroses penyelidikan yang mengikuti. dan akan terus mendampingi kasusu kekerasan seksual terhadap ketiga anak dari Luwu Timur Sulawesi Selatan hingga perkata tersebut tuntas.

Tentunya pihak akan terumendampingi agara para anak bisa mendapatkan keadilan dan agar kasusu ini tidak terjadi lagi pada anak di masa yang akan mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *