Hindari Membaca Berita Bohong Media

  • Whatsapp
Hindari Membaca Berita Bohong Media
Hindari Membaca Berita Bohong Media

Parsaya.com– Media adalah alat publik yang sangatlah banyak disediakan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Penyampaian informasi tersebut akan disajikan melalui Media cetak, televisi, radio dan lain sebagainya. Dari semua media tersebut subtansinya bersumber dari berbagai kejaian yang nyata ataupun bohong.

Untuk itu hindari membaca berita bohong media karena tidak bermanfaat untuk kita, berita sangatlah banyak banyak mereka sajikan untuk banyak kepentingan.

Kebanyakan Berita hoax seringkali menggunakan judul sensasional yang provokatif, misalnya dengan langsung menudingkan jari ke pihak tertentu.

Hindari Membaca Berita Bohong Media
Hindari Membaca Berita Bohong Media

Isinya pun bisa diambil dari berita media resmi, hanya saja diubah-ubah agar menimbulkan persepsi sesuai yang dikehendaki sang pembuat berita tersebit.

parsaya harapkan kepada para pembaca, apabila menjumpai berita denga judul provokatif, sebaiknya Anda mencari referensi berupa berita serupa dari situs online resmi, kemudian bandingkan isinya, apakah sama atau berbeda.

Dengan demikian setidaknya Anda sebabagi pembaca bisa memperoleh kesimpulan yang lebih berimbang agar kita bisa mengambil manfaat.

Untuk informasi yang diperoleh dari media online, cermatilah apa yang berita itu dimaksud. Apabila berasal dari situs yang belum terverifikasi sebagai institusi pers resmi, maka informasinya bisa dibilang meragukan dan perlu kita hindari.

Hindari membaca berita bohong, media agar anda selamat dari provokasi yang di buat oleh para pengadu domba yang dapat merugikan diri sendiri ataupun masyarakat pada umumnya.

Robot Trading Forex Penghasil Uang 2021
Robot Trading Forex Penghasil Uang 2021

Ada banyak media yang sudah terverifikasi sebagai situs berita resmi, tak sampai ribuan. Artinya terdapat setidaknya puluhan ribu situs yang berpotensi menyebarkan berita palsu di internet yang mesti diwaspadai oleh kita.

Perhatikan dari mana berita berasal dan siapa sumbernya? Apakah dari institusi resmi seperti KPK atau Polri? Sebaiknya jangan cepat percaya apabila informasi berasal dari pegiat ormas, tokoh politik, atau pengamat.

Coba kita perhatikan keberimbangan sumber berita, Jika hanya ada satu sumber, pembaca tidak bisa mendapatkan gambaran yang utuh untuk sebuah referensi yang kita inginkan.

Hal lain yang perlu diamati adalah perbedaan antara berita yang dibuat berdasarkan fakta dan opini. Fakta adalah peristiwa yang terjadi dengan kesaksian dan bukti yang bisa dipertanggung jawabkanBaca Juga

Baca Juga :

Sementara opini adalah pendapat dan kesan dari penulis berita sehingga memiliki kecenderungan untuk bersifat subyekti dan mesti kita hindari berita bohong media tersebut.

sekarang kita bisa mengakses teknologi digital dengan mudah, karena saat ini bukan hanya konten berupa teks yang bisa dimanipulasi, melainkan juga konten lain berupa foto atau video yang tersebar.

Ada kalanya pembuat berita palsu juga mengedit foto untuk memprovokasi pembaca agar cara berfikirnya sesuai denga apa yang mereka sampaikan untuk kepentingannya.

Apabila menjumpai informasi berita bohong media, lalu bagaimana cara untuk mencegah agar tidak tersebar pada masyarakat.

Pengguna internet bisa melaporkan hoax tersebut melalui sarana yang tersedia di masing-masing media yang kita baca.

PENUTUP

Pembaca yang budiman hendaklah kira bersikap bijak menerima sebuah informasi, juga dapat menganalisa berita tersebut dengan kaca pandang yang berbeda.

Karena tidak semua berita yang mereka sajikan untuk kita semua dapat diambil manfaatnya, Untuk itu kita harus cermat dan teliti dalam membaca berita tesebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *