Aparatur Sipil Negara Durhaka Gugat Ibu Kandung

10 View

Parsaya.com– Aparatur Sipil Negara Durhaka Gugat Ibu Kandung, kasus ini sangat miris dan tidak pantas untuk dicontoh oleh siapapun.

Kita bahas dulu tentang sosok dan peran seorang ibu bagi anak, karena hal ini menjadi bagian penting yang tak bisa di kesampingkan. agar kita mengerti peran seorang ibu bagi anak.

Ibu adalah sosok yang paling mulia dalam kehidupan setiap manusia didunia, kasih sayangnya tak terbatas oleh jarak dan waktu. Sehingga perannya, tak akan terganti dengan segala yang ada didunia dan segala isinya.

Perjuangan seorang ibu yang telah melahirkan, merawat dan membesarkan kita, hingga napas dan aliran darah kita adalah bagian dari napas dan darah seorang Ibu.

Begitu banyak jasa seorang Ibu, sehingga setiap manusia tidak akan bisa membalas jasa seorang Ibu. Hal ini bisa kita rasakan, dengan sentuhan, tutur kata, hingga tatapan penuh kasih yang tak bisa kita ceritakan.

Seorang ibu mengandung anak selama sembilan bulan, betapa besar perjuangan seorang Ibu menjaga anak agar bisa lahir kedunia ini dengan selamat. Tubuhnya rela menjadi hancur, kecantikan rela menjadi lebur, gunah gulana malam, tidur gak lelap dengan segala gerak yang penuh kehati-hatian.

Sebelum melanjutkan baca duluPeran Suami Dalam Pandangan Agama Islamsebagai tambahan pengetahun bagi kalian yang belum mengerti tentang hal tersebut.

Setelah mengandung dalam tempo waktu yang lama, Seorang Ibu harus melewati masa yang sangat menyakitkan bertaruh antara hidup dan mati. Itu semua menjadi bagian yang harus dijalani olehnya, namun seorang Ibu akan menganggap tantangan maut itu bukan yang ditakutkan.

Aparatur Sipil Negara Durhaka Gugat Ibu Kandung

Proses melahirkan yang bertaruh nyawa tak mungkin terbayar, maka sesukses apapun jabatan, sebanyak apapun harta, setinggi apapun gelar. Semua hanya akan bernilai Nol apabila itu semua akan dijadikan sebagai pengganti dari perjuangan seorang Ibu.

Setelah melahirkan, seorang Ibu harus memberikan ASI dalam tempo waktu selama 2 tahun. Maka dengan penuh kasih dan sayang, ibu akan merawat anak dan memberi asupan Gizi terbaik yang tak bisa diciptakan oleh mesin teknologi yang tinggi sekalipun.

Telusuri : Lima Anak Menggemparkan Dunia

Proses membesarkan seorang anak, akan menjadi bagian penting karena senyum mereka terukir bahagia melihat kita tumbuh. Bahagia itu, tak mungkin kita bayar dengan nilai yang berbentuk materi yang kita punya.

Seorang Ibu, mempunyai perjuangan yang sangat keras, untuk membesarkan dan mendidik anaknya. Butuh keikhlasan dan kesabaran yang eksta untuk membesarkan kita dengan pencapaian yang Ibu harapkan.

Coba kita bayangkan ketika masa kecil kita, admin tak bisa menggambarkan dengan bahasa yang indah dan tinggi tentang sosok seorang Ibu. Karena hal ini adalah hal yang tak bisa dilukis dan diungkapkan dengan kata-kata, namun bisa dirasakan dengan dengan jiwa dan raga.

Baca Juga : Test Dan Seleksi CPNS

Ada kasus yang terjadi Didaerah Takengon Aceh tengah, tingginya ilmu yang dimiliki oleh seorang Aparatur Sipil Negara, hanya digunakan untuk menyakiti perasaan seorang Ibu. Padahal pendidikan yang tertulis dalam sebuah legalitas tersebut, modal utamanya seperti kecerdasan Otak, kesehatan Tubuh Adalah bagian dari tubuh seorang Ibu yang digunakan.

Sebagai pesan dari admin yang mesti jadi catatan penting !

Apabila diri anda merasa kuat dan bisa menyakiti IBUMU dan BAPAKMU hari ini.

Maka waktu akan akan menjawab saat dirimu lemah, ANAKMU adalah yang akan membalas untuk menyakitimu

Karma akan datang seiring dengan waktu, maka Bersiaplah!.

Durhaka kepada orang tua adalah dosa yang sangat besar, tak ada ampunan bagi mereka sekalipun sekalipun ibadah dan amalmu segunung.

Korban Yang Digugat ASN
Korban Yang Digugat ASN

Negara punya pekerjaan untuk memberhentikan ASN yang durhaka tersebut, agar menjadi pelajaran dan memberi Efek jera bagi mereka yang membusungkan dada karena punya kuasa. Karean masih banyak anak Negeri ini yang punya loyalitas dan pendidikan yang mumpuni.

Gallery for Aparatur Sipil Negara Durhaka Gugat Ibu Kandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *