Dapatkan Aplikasi dan Software Terkini

13 Bentuk Gejala Keracunan Insektisida Yang Harus Di Waspadai

13 Bentuk Gejala Keracunan Insektisida Yang Harus Di Waspadai
13 Bentuk Gejala Keracunan Insektisida Yang Harus Di Waspadai

Parsaya.com – Halo teman-teman, pada kesempatan kali ini admin akan membahas informasi mengenai 13 Bentuk Gejala Keracunan Insektisida Yang Harus Di Waspadai, kita harus waspada agar tidak keracunan insektisida terutama bagi anak-anak.

Sebagian insektisida bisa menyebabkan keracunan setelah tertelan, terhirup, terkena kulit, ataupun tidak sengaja masuk ke mata.

Jenis insektisida yang sering sekali menyebabkan keracunan yaitu organofosfat dan juga karbamat, sedangkan untuk jenis insektisida yang sering digunakan seperti piretrin dan juga piretroid jarang memicu keracunan.

Namun, insektisida alami yang umumnya dibuat dari ekstrak bunga krisan ini terkadang juga dapat menyebakan reaksi alergi dan keracunan jika paparan dosisnya cukup ini tinggi.

13 Gejala Keracunan Insektisida

Melansir MSD Manual, dampak dari keracunan insektisida dapat menyebabkan beberapa gejala, yaitu seperti:

  • Batuk
  • Muntah
  • Mata berair
  • Penglihatan kabur
  • Keluar air liur berlebihan
  • Sering BAB atau diare
  • Sering kencing
  • Badan berkeringat
  • Denyut jantung melemah atau tidak beraturan
  • Sesak napas
  • Kejang
  • Tekanan darah turun
  • Beberapa otot tubuh kedutan ataupun melemah dan jadi lemas

Gejala keracunan insektisida dapat muncul seketika, dalam hitungan jam, sampai beberapa hari sesudah penderita terpapar racun serangga. Namun, badan lemas Dapat berlangsung beberapa minggu setelah penderita terpapar insektisida jenis organofosfat.

Tips mendeteksi keracunan insektisida

Jika Anda merasakan gejala keracunan insektisida, segeralah periksakan kondisi kesehatan anda ke dokter untuk meminimalkan dampak racun serangga. Dokter umumnya merekomendasikan beberapa tes darah untuk mendeteksi keracunan insektisida.

Tips mencegah keracunan insektisida

Produk insektisida di rumah umumnya dipakai untuk membunuh ataupun mengusir nyamuk, kecoa, lalat, dan juga semut.

Beberapa produk tersebut biasanya terbilang aman apabila digunakan sesuai dengan petunjuk pemakaian, racun serangga ini dapat meracuni seseorang jika tidak sengaja tertelan, terhirup, terkena kulit, ataupun terkena mata.

Umumnya, bayi ataupun anak kecil yang sedang aktif dan gemar mengeksplorasi lingkungan rawan mengalami keracunan insektisida.

Tips untuk mencegah keracunan insektisida, antara lain:

  • Hindari menyimpan racun serangga di dekat bahan-bahan makanan dan juga minuman agar tidak terjadi kontaminasi
  • Simpan insektisida tersebut ke dalam wadah aslinya, jangan sembarangan dipindahkan ke dalam wadah lain, terutama wadah bekas makanan ataupun minuman
  • Simpan insektisida pada tempat yang paling aman dan tidak mudah terjangkau oleh anak-anak seperti lemari yang terkunci atau tempat yang agak tinggi
  • Jangan pernah sekali-kali menggunakan bekas wadah insektisida untuk tempat makan atau minuman sekalipun untuk hewan peliharaan
  • Pastikan agar obat nyamuk bakar digunakan dengan aman dan jauhkan dari bahan yang mudah sekali terbakar
  • Gunakan insektisida dalam bentuk semprotan kurang lebih satu jam sebelum tidur. Sebelum menakainya, pastikan anak-anak tidak berada di sekitar ruangan yang akan disemprot dan semua mainan dan alat makan disimpan ke tempat yang aman

Sebelum memakainya bacalah label yang ada pada kemasan. Jangan rusak label karena didalamnya terdapat informasi mengenai cara menggunakannya, penyimpanan, bahayanya dan pertolongan pertamanya jika terjadi keracunan dan informasi lainnya.

Akhir kata

Cukup sampai disini saja pembahasan admin kali ini dan jangan lupa ikuti terus website kami Parsaya.com, semoga bermanfaat sekian terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.